Balita

Mengatasi Tantrum Pada Anak

mengatasi-tantrum-pada-anak

Tantrum pada anak sering kali membuat kita stress ya Moms karena anak terkadang sangat agresif. Mengatasi tantrum pada anak  itu tidak mudah, karena semakin kita biarkan dia semakin agresif. Tetapi saat kita penuhi keinginannya dia akan beranggapan dengan tantrum akan mengabulkan keinginannya.

Nah Moms, tantrum memang harus menjadi momentum kita mengajari buah hati kita bahwa tidak semua keinginannya dipenuhi. Jadi kita memang harus melakukan terapi prilaku dengan mendisiplinkannya. Menenangkan anak yang tantrum butuh kesabaran, kedisiplinan dan komunikasi yang baik Moms. Karena pada dasarnya menenangkan anak yang tantrum akan mengajarinya komunikasi yang baik.

Apa ya Moms yang harus kita lakukan agar kita dapat menenangkan tantrum pada anak?

1. Ketika anak mulai tantrum

Masing-masing anak punya gaya yang berbeda saat tantrum ya Moms. Tetapi biasanya akan dimulai dengan dia punya keinginan yang tidak terpenuhi, berlanjut dengan menagis dan marah yang tidak terkontrol. Anak bisa berteriak, menangis, melempar sesuatu, berguling-guling dan melakukan tindakan tak terkontrol lainnya

2. Jauhkan anak dari bahaya

Jika perilaku anak kita membahayakan dirinya maupun orang sekitar, jauhkan dan amankan anak terlebih dahulu dari bahaya dengan membawanya ketempat yang aman. Jika tidak, biarkan dia meluapkan emosinya hingga dia tenang.

Baca juga:
3. Tenangkan dia dengan non verbal

Tenangkan anak dengan usapan atau pelukan. Jika dia tetap menangis abaikan  agar ia belajar tidak semua keinginannya dapat terpenuhi dengan menagis. Mengusap dan memeluknya akan menegaskan pada anak kita kalau kita tetap peduli dan mencintainya. Namun jika dia tidak menolak reaksi non verbal kita, makabiarkanlah ia lanjutkan lupan emosinya tersebut hingga dia tenang karena kelelahan.

4. Tenangkan Anak dengan Verbal

Jelaskan pada anak ketika ia mulai tenang bahwa tidak semua hal yang diinginkannya dapat terpenuhi dengan menangis. Kita jelaskan perlahan dengan menunjukkan empati mengenai alasan kita tidak menuruti keinginannya. Setelah ia mengerti, beri pelukan pada anak agar ia tahu kita melakukannya karena menyayanginya.

 

Moms, mendisiplinkan anak dengan tantrum itu memang susah-susah gampang ya. Kuncinya tetap tenang, jaga emosi kita ya! Jangan terbawa dengan tempramen anak. Jika kita terlalu keras anak kita akan merasa tidak disayang dan tidak akan percaya lagi dengan kita. Tetapi jika kita tidak disiplin atau tegas, anak akan merasa semua masalah akan beres dengan menangis dan merengek. Jadi yuk Moms kita tetap semangat ya !

 

Love,

Zupermom team

0 Komentar

Balas Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked*