Kesehatan Umum, Kesuburan

Dapatkah Anemia Menyebabkan Menstruasi Tidak Teratur?

dapatkah-anemia-menyebabkan-menstruasi-tidak-teratur

Siklus menstruasi sangat berkaitan dengan kesehatan fisik dan emosional seorang wanita lho Moms. Jika tertunda atau tidak mengalami menstruasi pada satu periode sering menandakan perubahan atau masalah pada tubuh, salah satunya bisa berupa anemia.

Diperkirakan satu dari lima wanita yang sedang menstruasi mengalami anemia. Pasti sudah sering dengar ya Moms soal anemia ini? Yups anemia sering disebut dengan kurang darah merah jadi adanya kekurangan sel darah merah, hal itu pasti berimbas ya pada persediaan oksigen yang terbatas yang bisa dibawa ke seluruh organ dan jaringan otot.

Padahal tubuh kita membutuhkan oksigen untuk berfungsi dengan baik, dan kekurangan itu memunculkan banyak gejala yang bisa membahayakan kesehatan kita lho Moms.

Bagaimana anemia dapat terjadi??

Seara umum aneia terjadi karena kurangnya asupan asam folat, zat besi dan vitamin B 12. Namun anemia juga dapat dikaitkan dengan beberapa penyakit atau kondisi kesehatan yang menimbulkan kehilangan sel darah merah seperti penyakit malaria, kelainan sumsum tulang, ataupun kehilangan banyak darah.

Apa tanda menstruasi yang tidak teratur akibat anemia??

Siklus menstruasi seorang wanita umumnya terjadi lebih dari 28 hari, dan menstruasi umumnya terjadi antara 3-7 hari. Kurangnya sel darah merah atau anemia dapat menyebabkan periode menstruasi yang memanjang ataupun tidak ada menstruasi. Jadi bisa aja kita jadi sering telat nih Moms.

Siklus menstruasi sangat peka terhadap perubahan fisik dan emosional dalam tubuh, yang berarti sulit mengidentifikasi secara pasti penyebab menstruasi yang tidak teratur. Untuk itu, kita harus mempertimbangkan gejala yang berhubungan dengan anemia sebagai berikut:

  • Kelelahan: Ini adalah gejala anemia yang paling umum yang disebabkan oleh kekurangan oksigen yang mencapai jaringan otot sehingga otot tidak memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas. Anemia akan membuat otot terasa pegal dan lemah karena kekurangan energi dan penumpukan asam laktat.
  • Pusing dan sesak nafas: Dengan penurunan kadar hemoglobin, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa jumlah darah yang dibutuhkan tubuh karena redahnya kandungan oksigen dalam darah kita, nah akhirnya membuat otak kekurangan oksigen yang mengakibatkan timbulnya rasa pusing.
  • Gangguan luka dan penyembuhan jaringan: penyembuhan luka memerlukan banyak energi, namun kekurangan oksigen mengakibatkan terhambatnya proses metabolisme, sehingga luka yang seharusnya cepat kering akan menjadi lebih lama nih sembuhnya.
  • Penyakit kuning: Ketika sel darah merah mati, hemoglobin dipecah menjadi senyawa yang disebut bilirubin, yang membuat kulit dan mata menjadi berwarna kekuningan.
Bagaimana mengatasi anemia??

Terdapat 5 cara yang dapat kita lakukan untuk menghilangkan gejala anemia nih Moms, yaitu:

  1. Menjaga Kesehatan Limpa

Pengobatan alami pertama untuk anemia adalah menjaga kesehatan limpa. Limpa adalah organ yang bertanggung jawab atas produksi sel darah merah kita, serta menjaga cairan tetap ada di sistem tubuh kita. Jika limpa tidak sehat, akan menjadi salah satu faktor pertama yang menyebabkan anemia.

Makanan yang dapat membantu menyehatkan limpa adalah labu dan makanan berwarna oranye terang. Makanan lain yang sangat penting untuk memproduksi sel darah merah adalah sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung. Terakhir, makanan pahit sangat bagus untuk limpa, khususnya sayuran seperti selada dan pare

2. Konsumsi Probiotik

Langkah nomor dua untuk membantu mengatasi gejala anemia secara alami adalah dengan meningkatkan kesehatan usus dengan probiotik. Kesehatan usus sangat penting untuk penyerapan nutrisi. Sebuah studi medis dari Stanford menemukan bahwa ketika seseorang mengkonsumsi probiotik, akan mampu menaikkan kadar vitamin B dan zat besi

3. Konsumsi Makanan Kaya Besi

Langkah selanjutnya untuk membantu mengatasi gejala anemia adalah mengkonsumsi makanan kaya zat besi. Sumber makanan yang kaya zat besi meliputi kacang-kacangan, sayuran dan produk gandum. Beberapa makanan sumber zat besi terbaik adalah hati sapi dan hati ayam. Untuk makanan kaya zat besi lainnya adalah daging, bayam dan kangkung

4.Kurangi Stres

Stress dapat mengurangi kemampuan organ tubuh dalam bekerja. Relaksasi dan tidur di malam hari akan sangat membantu merefresh sistem dan tubuh kita dan dapat membantu mengatasi stres.

5. Konsumsi suplemet peningkat zat besi

Suplemen vitamin B yang mengandung folat. Dan juga suplemen zat besi, dapat memperbaiki fungsi limpa. Dalam pengobatan Tiongkok, anemia sangat erat kaitannya dengan limpa. Salah satu herbal yang dapat memperbaiki fungsi limpa adalah Ginseng dikenal sebagai ramuan adaptogenik yang menurunkan kortisol. Hal ini dapat membantu tubuh Anda mengatasi stres dengan lebih baik. Buah bit juga memiliki manfaat untuk membantu sistem peredaran darah menjadi sehat. Kurma tinggi akan zat besi dan asam folat sehingga dapat menurunkan gejala dan memperbaiki pembentukan sel darah merah

Karena anemia dapat menyebabkan menstrusi tidak teratur, yuk, kita mencegahnya agar anemia jauh dan menstruasi tak terganggu.

Love,

zupermom team

0 Komentar

Balas Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked*