Kehamilan, Trimester 1, Trimester 2, Trimester 3

13 Tips Sehat Selama Hamil

13-tips-sehat-selama-hamil

Tetap sehat selama kehamilan merupakan impian seluruh wanita ya Moms, berikut ini merupakan tips yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan kita maupun bayi selama hamil:

1. Konsumsi vitamin kehamilan

Related imageBahkan saat Kita masih mencoba untuk hamil, sangat baik untuk mulai mengkonsumsi vitamin prenatal. Tali saraf bayi Kita, yang menjadi otak dan sumsum tulang belakang, berkembang dalam bulan pertama kehamilan, jadi penting bagi Kita mendapatkan nutrisi yang penting, seperti asam folat, kalsium, dan zat besi, sejak awal.
Vitamin prenatal tersedia di sebagian besar toko obat, atau Kita bisa mendapatkannya dengan resep dari dokter. Jika kita merasa mual ketika meminumnya, cobalah meminumnya di malam hari atau dengan camilan ringan. Mengunyah permen karet atau mengisap permen keras sesudahnya bisa membantu juga.

2. Olahraga

Tetap aktif adalah suatu keharusan bagi kebanyakan ibu. Olahraga teratur akan membantu Kita mengontrol berat badan, memperbaiki sirkulasi, meningkatkan mood, dan membantu Kita tidur lebih nyenyak. Pilates, yoga, berenang, dan berjalan kaki adalah aktivitas yang luar biasa bagi kebanyakan wanita hamil, tapi pastikan untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter sebelum memulai program olahraga. Bertujuan berolahraga 30 menit setiap hari dalam seminggu. Perhatikan kemampuan tubuh Kita, dan jangan berlebihan.

3. Tulis Rencana Kelahiran

Tuliskan keinginan Kita dan berikan salinannya kepada semua orang yang terlibat dengan persalinan kita nanti. Menurut American Pregnancy Association, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis rencana kelahiran Kita:

  • Siapa yang Kita inginkan hadir, termasuk anak-anak atau saudara kandung bayi
  • Prosedur yang ingin Kita hindari
  • Posisi apa yang Kita inginkan untuk persalinan
  • Pakaian khusus yang ingin Kita kenakan
  • Apakah Kita menginginkan musik atau titik fokus khusus?
  • Apakah Kita ingin obat sakit, dan apa
  • Apa yang harus dilakukan jika komplikasi timbul
4. Mencari Informasi

Sekalipun ini bukan bayi pertama Kita, menghadiri kelas ibu hamil akan membantu Kita merasa lebih siap untuk melahirkan. Kita tidak hanya akan memiliki kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang persalinan dan perawatan bayi, namun Kita dapat mengajukan pertanyaan spesifik dan menyuarakan masalah apapun. Kita juga akan lebih mengenal fasilitas pelayanan kesehatan dan stafnya.

5. Praktekkan kegel

Kegel memperkuat otot dasar panggul, yang mendukung kandung kemih, perut, dan rahim Kita. Dilakukan  dengan benar, latihan sederhana ini dapat membantu persalinan Kita menjadi lebih mudah dan mencegah masalah inkontinensia nantinya. Bagian yang terpenting adalah  tidak ada yang tahu bahwa ketika kita melakukannya, jadi Kita bisa melatih kegel di mobil, saat Kita duduk di meja kerja, atau bahkan mengantre di toko bahan makanan. Inilah cara melakukannya dengan benar:

  • Berlatih meremas seolah-olah Kita menghentikan buang air kecil
  • Tahan selama tiga detik, lalu rileks selama tiga detik.
  • Ulangi 10 kali.
6. Modifikasi Pekerjaan Rumah Tangga

Pekerjaan Rumah tangga seperti menggosok kamar mandi atau membersihkan setelah hewan peliharaan bisa menjadi berisiko saat Kita sedang hamil. Paparan bahan kimia beracun, mengangkat benda berat, atau bersentuhan dengan bakteri dapat membahayakan Kita dan bayi Kita. Berikut adalah beberapa hal untuk dihindari selama kehamilan:

  • Angkat berat
  • memanjat tangga
  • membuang kotoran kucing (untuk menghindari toxoplasmosis, penyakit yang disebabkan oleh parasit yang dapat dibawa oleh kucing)
  • Menggunakan bahan kimia yang keras
  • Berdiri dalam jangka waktu yang lama, terutama di dekat kompor panas

Lebih baik kenakan sarung tangan jika Kita bekerja di halaman di mana kucing berada, dan bersihkan tangan Kita dengan seksama setelah mengolah daging mentah.

7. Pantau berat badan

Kita memang makan untuk dua orang selama hamil. Namun, penambahan terlalu banyak berat badan kan membuat kita sulit menurunkannya. Pada saat yang sama, penambahan terlalu sedikit berat badan dapat membuat bayi berisiko lahir dengan berat rendah. Baru-baru ini Institute of Medicine (IOM) mengeluarkan pedoman baru untuk penambahan berat badan selama kehamilan. Inilah yang direkomendasikan IOM, berdasarkan BMI wanita (indeks massa tubuh) sebelum hamil dengan satu bayi:

  • Berat ibu Underweight: penambahan berat badan 14-20 kg
  • Berat badan ibu normal: penabahan berat badan 12,5 – 17,5 kg
  • Ibu Kelebihan berat badan: penabahan berat badan 7,5-12,5 kg
  • Ibu Obesitas: penabahan berat badan 5,5 – 7,5 kg
8. Makan Makanan kaya Folat

“Asam folat sangat penting untuk perkembangan tubuh bayi (mencakup sumsum tulang belakang), dan ini penting untuk pembentukan sel darah merah baru,” kata Frances Largeman-Roth, RD. Bahkan sebelum Kita tahu Kita hamil, sangat baik untuk mulai menyantap banyak makanan kaya folat seperti sereal, asparagus, kacang, gandum, jeruk, dan jus jeruk.

9. Tingkatkan konsumsi Buah

Sebagian besar dokter menyarankan untuk membatasi kafein selama kehamilan, karena dapat membahayakan kesehatan ibu dan bayi. Untuk menggantikan kopi, cobalah mengkonsumsi beberapa buah. “Gula alami dalam buah-buahan seperti pisang dan apel dapat membantu mengangkat tingkat energi,” kata ahli gizi Frances Largeman-Roth.

10. Konsumsi Ikan

Dalam sebuah penelitian di tahun 2007 terhadap lebih dari 12.000 anak, para periset menemukan bahwa anak-anak muda yang ibunya paling banyak makan ikan selama kehamilan memiliki kadar IQ yang lebih tinggi, ditambah kemampuan motorik dan komunikasi yang lebih baik, dibandingkan mereka yang ibunya tidak makan ikan. Ilmuwan mengatakan itu karena ikan tinggi omega 3, nutrisi penting bagi perkembangan otak.

11. Pakailah tabir surya

Hamil membuat kulit Kita lebih peka terhadap sinar matahari, jadi Kita lebih mudah terkena sengatan sinar matahari dan chloasma, bintik gelap dan bercak yang terkadang muncul di wajah. Oleskan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi (banyak merek sekarang menawarkan formula bebas kimia).

12. Tahu Kapan Menelepon Dokter

Hamil bisa sangat membingungkan, terutama jika ini pertama kalinya Kita hamil. Bagaimana Kita tahu mana yang normal dan mana yang tidak? Menurut Centers for Disease Control and Prevention, Kita harus menghubungi dokter jika Kita memiliki gejala-gejala ini:

  • Sakit apapun
  • Kram kuat
  • Kontraksi pada interval 20 menit
  • Perdarahan vagina atau bocornya cairan
  • Pusing atau pingsan
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar
  • Mual mual dan muntah
  • Kesulitan berjalan, edema (pembengkakan sendi)
  • Aktivitas bayi menurun
13. Manjakan Diri

Kita mungkin berpikir Kita sedang sibuk sekarang, tapi begitu bayi lahir, Kita akan memiliki momen berharga yang lebih sedikit lagi bagi diri Kita sendiri. memanjakan diri dapat membantu Kita rileks dan menurunkan stres dan itu baik untuk Kita maupun si kecil.

0 Komentar

Balas Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked*